News Update :

Tekno

Kuliner

Politik

Ekbis

Pendidikan

Opini

Tampilkan postingan dengan label Ekbis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekbis. Tampilkan semua postingan

Mendulang untung menjelang lebaran

Sabtu, 03 Agustus 2013


DARMONEWS.COM-Lebaran segera tiba. Berbagai kebutuhan untuk menyambut hari raya itu sudah mulai disiapkan umat muslim sejak awal. Mulai dari membeli pakaian, kebutuhan sembako, hingga kebutuhan uang pecahhan kertas nominal di bawah 50 ribu untuk keperluan berbagi dengan sanak keluarga. Inilah tradisi unik lebaran di Indonesia yang sudah berlangsung sejak lama. Model silaturahmi (unjung-unjung) juga selalu menjadi kegiatan rutin yang sudah menjiwa.
Mudik ke kampung halaman juga menjadi tradisi sendiri. Menarik, nikmat, dan menimbulkan kesan mendalam. Ketika sudah berjumla dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman, terasa sangat berbahagia. Jika sudah begini, ingar bingar aktivitas rutin menjadi lewat.
Lebaran dan tradisi mudik  ternyata membuka peluang bisnis luar biasa. Meningkatnya kebutuhan, memicu tingginya perputaran uang menjelang dan saat lebaran. Bisnis bergerak. Mulai dari hulu sampai hilir semua menikmatinya. Penjualan aneka kebutuhan yang berkaitan dengan busana meningkat drastis. Demikian juga penjualan aneka kue dan makanan.  Sarana transportasi  juga meningkat. Penjualan motor juga terdongkrak. Penjualan asesoris juga meningkat. Boleh dikatakan, tidak ada yang tidak laku jika barang dijual menjelang lebaran.
Siapa menangkap peluang bisnis menjelang lebaran, dia yang akan menuai untung. Meski tergolong sebagai bisnis musiman, memang  tidak ada salahnya menangkap bisnis menjelang lebaran seperti sekarang ini.  Peluang bisnis apa saja yang bisa dilakukan menjelang lebaran?
1.       Bisnis Pakaian Muslim dan Perlengkapan Salat
Bisnis pakaian muslim dan perlengkapan salat cukup menjanjikan dan bisa mendulang keuntungan besar.  Biasanya, bisnis busana muslim dan alat perlengkapan salat ini mulai bergerak menjelang Ramadan. Kemudian, meningkatnya ini juga didukung oleh banyaknya kegiatan berbuka puasa bersama dengan teman kerja, relasi, atau keluarga besar. Ini cukup memicu orang membeli baju muslim. Tentu saja umat Islam membutuhkan pakaian muslim untuk dipakai, baik itu baju koko maupun baju gamis. Selain itu, perlengkapan ibadah seperti sarung, mukena, kopiah, sajadah, peci dan tasbih juga banyak dicari.
2.       Bisnis Makanan Ringan untuk Buka Puasa
Peluang bisnis makanan untuk buka puasa gak pernah ada matinya di bulan Ramadan . Seperti bisnis jualan gorengan , usaha jualan kolak , candil dll. Jika ingin laku keras, penjual bisa mencari tempat yang mudah dijangkau pembeli.  Jualan non permanent alias di pinggir jalan bisa jadi tempat yang strategis . Karena pembeli biasanya orang yang pulang kantor yang tidak terburu membatalkan puasa di rumah.
3.       Bisnis Katering untuk Buka Puasa Bersama
Peluang bisnis katering , biasanya banyak orderan untuk buka puasa bersama even kantor maupun keluarga . Tidak ada salahnya memulai usaha katering pada bulan ini dengan membidik segmen “buka bersama” sebagai pasar utama. Siapkan menu2 menarik dari sekarang .
4.       Bisnis Kue dan Parcel Lebaran
Peluang usaha bisnis kue lebaran hampir tiap tahun selalu booming menjelang lebaran . Tip sukses di sini adalah menu kue baru . Karena orang sudah jenuh dengan kue-kue lebaran pada umumnya. Siapkan resep -resep kue lebaran terbaru dari sekarang, tester untuk promosi .  Promosikan ke teman-teman  kantor, teman kerja , tetangga bisa jadi awal yang bagus. Untuk parcel lebaran bisa jadi option tambahan dalam berbisnis kue lebaran.
5.       Bisnis Sewa  Mobil
Peluang usaha sewa mobil jelang lebaran juga masuk paling booming. Orang akan berfikir alternatif memakai  rental mobil untuk bersama satu keluarga. Dan mobil rental sekaligus bisa dipaki untuk silaturahim di kampung halaman.
6.       Bisnis Pakaian Anak
Peluang usaha pakaian anak menjelang Lebaran juga cukup menarik. Menurut survei  pakaian anak-anak masuk kebutuhan yang dipriotitaskan oleh orang tua ketika lebaran.  Jadi ketika menjelang lebaranpun akanjadi bisnis yang bisa dicoba. Model terbaru adalah kata kuncinya. Model terbaru sekarang biasanya mengacu pada pakaian muslim dipakai pemain sinetron  islami.
7.       Bisnis Jasa Penitipan Binatang Piaraan
Peluang usaha jasa penitipan binatang piaraan ini banyak orderan juga menjelang Lebaran. Karena orang akan pulang kampung dan biasanya binatang piaraan tidak ada yang mengurusnya.  Dan itulah alasan memilih untuk dirawat di jasa penitipan hewan. Bisnis ini cukup bagus beberapa tahun terakhir.
8.       Penukaran Uang
Bisnis penukaran uang ini tidak bisa dibilang bisnis kecil. Pasalnya, pada menjelang lebaran ini, setiap hari bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga Rp2 juta. Apalagi, jika bisnis ini dimulai menjelang puasa ramadan hingga menjelang le baran. Bisa diitung sendiri berapa untung yang diraup.
Memang, masih banyak pula orang yang menukar uang ke bank. Namun,  masih banyak pula orang yang  tidak sempat mendapatkan uang dari bank. Untuk kelompok seperti ini, salah satunya bisa lari ke  para penjaja jasa tukar uang di jalanan. Namun,  calon pengguna jasa diwajibkan ekstra hati-hati untuk menghindari uang palsu. (eko pamuji)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Dahlan Iskan akan terbang dengan pesawat CN295 made in Bandung

Jumat, 02 Agustus 2013

DARMONEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berjanji setelah lebaran atau pada tanggal 24 Agustus 2013 akan menjajal pesawat terbang CN295 buatan PT Dirgantara Indonesia (Persero). 

Langkah Dahlan naik pesawat yang dirakit dan diproduksi di Bandung, Jawa Barat ini merupakan bagian dari rangkaian safari ke wilayah Indonesia Timur.

"Saya nanti tanggal 24 Agustus akan naik CN295, safari ke Indonesia Timur, karena saya ngomongin CN295 tapi gak pernah naikin," ujar Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Dahlan menuturkan perjalanannya menuju Indonesia Timur dilakukan melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Rute yang di tempuh yakni Jakarta-Jember-Sumbawa-Ende/Ruteng-Rote-Atambua kemudian balik ke Jakarta. Safari ke Indonesia Timur ini akan dilakukan selama 3 hari.

"Berangkat dari Halim, selama 3 hari, nanti tanggal 24 Agustus," tambahnya.

Selama safarinya, Dahlan akan menghadiri beberapa agenda yang sangat padat seperti melihat peternakan kelinci di Jember Jawa Timur, proyek Geothermal di Ende hingga ke Atambua NTT untuk melihat program penanaman sorgum.

"Jember liat kelinci, kacang kedelai, Sumbawa liat apa yang bisa diliat disana, kemudian Ende/Roteng melihat geothermal, Pulau Rote disana ada Bupati yang hebat sekali, Atambua mau lihat panen sorgum dan bioetanol, skalian mengecek hasil pengecekan SMK yang kita didik, pengecekan alat lalu baliknya lewat Pulau Komodo, terus Bali, terus Jakarta," jelasnya.

Mantan Dirut PLN ini pada safarinya ke Indonesia bagian Timur akan menyambangi Pulau Rote. Ia akan bertemu dengan Bupati Pulau Rote. Menurutnya Bupati Pulau Rote ini berani mengambil keputusan merevisi peraturan adat yang merugikan masyarakat.

"Karena Bupati ini berani melarang pesta adat yang memotong sapi hingga ratusan, ini yang menghambat pengentasan kemiskinan, dan hanya memperbolehkan satu pemotongan saja," terangnya. (feb/dru/detik.com) 

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Indosat luncurkan BlackBerry Enterprise Service 10

DARMONEWS.COM - Platform BlackBerry Enterprise Service 10 alias BES 10 yang diperkenalkan di Orlando, AS, beberapa waktu lalu, akhirnya hadir juga di Indonesia. Adalah Indosat yang membawa platform tersebut untuk melayani segmen korporat.

"Sebagai operator yang pertama membawa Blackberry Enterprise ke Indonesia sekaligus yang terbesar, Indosat sangat mendukung adanya platform baru BES 10 ini, yang akan memberikan kemudahan dan kelancaran berkomunikasi korporat yang terintegrasi dengan keamanan yang handal," kata Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale and Infrastructure Officer Indosat, Jumat (2/8/2013).

Segmen korporasi awalnya memang jadi garapan utama Indosat sejak bekerja sama dengan Research in Motion saat merilis paket BlackBerry akhir 2004 lalu. Kini, Indosat telah menguasai pangsa pasar BES lebih dari 40% di Indonesia.

"Ada empat alasan utama bagi perusahaan untuk mengimplementasikan BES 10, yakni manajemen perangkat, keamanan, komunikasi terpadu, dan aplikasi pendukung bisnis," kata Fadzri.

Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiono Handoyo, mengatakan BES 10 telah dibangun dari 10 tahun lebih pengalaman layanan BlackBerry Enterprise Mobility Management untuk menghasilkan layanan platform yang prima serta fungsi-fungsi manajemen penting yang dibutuhkan oleh bisnis dengan mobilitas tinggi.

"BlackBerry Enterprise Service 10 memberikan berbagai kemudahan dan keyakinan akan keamanan data perusahaan," pungkasnya. (rou/detik.com)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Toyota Agya mulai dijual bulan depan

Rabu, 31 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Mobil murah dari Toyota belum juga bisa dijual karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pemerintah. Kabarnya juknis itu sudah selesai dan tinggal diumumkan.

Lalu, jika juknis tersebut sudah diluncurkan kapan mobil murah Toyota, Agya akan mulai dijual?

Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan mengatakan setelah juknis diumumkan oleh pemerintah maka Agya mulai dijual setelah 1 atau 2 minggu setelah juknis dikeluarkan.

"Ya maksimal bisa 1 bulan setelah juknis lah. Kenapa demikian karena kami memang sudah siap sejak dulu. Mudah-mudahan di Agustus ini jangan sampai September atau pas di IIMS (Indonesia International Motor Show) lah," kata Johnny di sela-sela acara peresmian AHC 2013 di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (31/7/2013).

Ditambahkannya, TAM tidak mau salah kaprah lagi meluncurkan produk tapi peraturannya belum jelas, tapi sekarang sudah pasti karena juknisnya sudah selesai. 

"Kita tinggal mengunggu juknisnya saja sekarang, tidak akan lama lah," timpalnya lagi.

Setelah juknis diumumkan dan Agya mulai dijual maka untuk bulan pertama Agya akan diproduksi sebanyak 5 ribu unit per bulan, di bulan kedua 7 ribu unit dan di bulan berikutnya ke 10 ribu unit per bulan. (detik)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Telkom-Maxis ekspansi seluler Malaysia

DARMONEWS.COM - Telkom melalui Telkom Internasional (Telin Malaysia) akhirnya masuk pasar seluler di Malaysia dengan menggandeng operator setempat, Maxis Communication Berhad melalui skema Mobile Virtual Network Operator (MVNO).

"Kami telah melakukan binding agreement dengan Maxis beberapa waktu lalu dan akan menuju commercial agreement tak lama lagi. Jika tak ada aral melintang, 25 Agustus mendatang Telin Malaysia akan diperkenalkan di sana dengan brand kartu AS," papar CEO Telin Malaysia Oki Wiranto di Jakarta.

Diungkapkan, dalam commercial agreement akan diatur masalah margin yang bisa diambil oleh Telin Malaysia dalam menggelar MVNO dan lainnya. "Kita punya full MVNO license di sana, tetapi sekarang belum investasi banyak seperti untuk Intelligent Network (IN), billing prepaid, VAS, atau SMS Center," terang mantan punggawa Flexi ini.

Pasalnya, lanjutnya, Maxis sebagai mitra tengah mengembangkan sistem di jaringannya dan baru selesai pada Januari 2014. "Kita harus sinkronkan semua dengan sistem yang ada di Maxis. Lebih baik menunggu hasil pengembangan sistem mereka setelah itu kita investasi," katanya.

Seperti diketahui, MVNO merupakan bentuk kerja sama penyelenggara jasa layanan telekomunikasi bergerak seluler dan terbatas dalam bentuk layanan suara dan data.

Dalam menggelar layanan, penyelenggara MVNO bekerja sama dengan operator telekomunikasi yang memiliki izin alokasi spektrum frekuensi dan lisensi jaringan akses, namun tidak memiliki sendiri izin dan jaringan tersebut.

Perbedaan antara strategi MVNO dengan co-branding adalah, jika MVNO mendapatkan kebebasan dalam menjalankan strategi pemasaran karena memiliki IN, billing prepaid, VAS (value added services), dan SMS Center sendiri. Sedangkan co-branding tergantung kepada mitra dimana semua aktifitas pemasaran harus mendapatkan persetujuan mitra. 

Telkom sudah menjalankan bisnis internasional di enam negara negara yakni Timor Leste, Malaysia, Australia, Hong Kong, Myanmar, dan Singapura. Negara yang masuk dalam daftar tunggu tahun ini adalah Macau, Taiwan, Korea Selatan, dan Arab Saudi. (detik)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Laba SMGR Naik 22,9 persen

Selasa, 30 Juli 2013

DARMONEWS.COM - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan kenaikan pada laba bersih sebesar 22,9 persen atau menjadi Rp2,58 triliun. Kenaikan tersebut diikuti kenaikan pada pendapatan sebesar 31,9 persen menjadi Rp11,4 triliun dibandingkan sebelumnya Rp8,6 triliun.

Direktur Utama SMGR, Dwi Soetjipto mengatakan, perolehan pendapatan tersebut didukung oleh total volume penjualan semen yang tercatat sebesar 12,23 juta ton atau meningkat 18,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 10,32 juta ton.

"Volume penjualan tersebut terdiri dari dalam negeri sebesar 12,14 juta ton atau meningkat 18 persen dan penjualan ekspor sebesar 0,09 juta ton atau meningkat 17 persen," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/7/2013).

Lebih lanjut, volume penjualan semen nasional atau industri tumbuh 7,5 persen menjadi 27,83 juta ton dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 25,89 juta ton. Peningkatan penjualan Semen Indonesia yang melampaui pertumbuhan industri didukung oleh beroperasinya Pabrik Tuban IV dan Tonasa V. 

"Market share domestik kami mampu meningkat menjadi 43,6 persen dari tahun lalu sebesar 40,9 persen," ungkapnya.

Dwi menambahkan, pendapatan perseroan dikontribusi dari pasar dalam negeri sebesar Rp10,91 triliun atau setara dengan 95,53 persen dari total pendapatan di semester I tahun ini atau meningkat 26,42 persen dibandingkan posisi penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8,63 triliun.

Sementara itu, dari pasar dalam negeri, komposisi pendapatan Semen Indonesia yang berasal dari pelanggan di Jawa dan luar Jawa hampir berimbang. Di semester I 2013, pasar Jawa menyumbang pendapatan senilai Rp5,72 triliun atau sebesar 52,43 persen dari total penjualan domestik.

Untuk konsumen di luar Jawa berkontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp5,19 triliun atau sebesar 47,57 persen dari total penjualan domestik.

Selain mempertahankan dominasi di pasar dalam negeri, Semen Indonesia terus berupaya menggenjot penjualan ke pasar luar negeri, terutama negara-negara di kawasan Asia Tenggara. 

Sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, Semen Indonesia berhasil mencatatkan pendapatan di pasar luar negeri sebesar Rp511,64 miliar. Jumlah ini melonjak hampir 170 persen dibandingkan penjualan luar negeri di semester I tahun lalu yang hanya sebesar Rp30,34 miliar. (okz)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Telkom beli saham Patrakom Rp 45,6 miliar dari Elnusa

DARMONEWS.COM - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membeli saham Patrakom dari PT Elnusa Tbk (ELSA) senilai Rp 45,6 miliar. Saham tersebut setara 2,23% dari total ekuitas perseroan.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Telkom, Selasa (30/7/2013), kedua perusahaan sudah melakukan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham (PPJBS) pada 28 Juni 2013 lalu.

Sebanyak 40.000 lembar saham Patrakom itu sebelumnya milik Elnusa, perusahaan yang 41% sahamnya dikuasai oleh PT Pertamina (Persero).

Penandatanganan Akta Jual Beli akan segera dilaksanakan setelah Patrakom mendapatkan persetujuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait perubahan kepemilikan saham. (dtn)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Jelang lebaran, omzet jasa ekspedisi naik 70 persen

Senin, 29 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Pengiriman paket melalui jasa ekspedisi angkutan kereta api (KA) meningkat sekitar 70 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Baik barang yang datang maupun yang akan dikirim sama banyaknya. Diperkirakan pengiriman barang melalui ekspedisi naik hingga 60-70 persen dibandingkan lebaran tahun lalu," kata salah satu karyawan jasa ekspedisi, Dewi Ayu kepada detikcom, Senin (29/7/2013).

Menurutnya, barang paling banyak yang dikirim menjelang lebaran adalah barang tertutup yang tidak bisa di buka dan barang terbuka yang paling banyak dikirim adalah sepeda motor.

"Untuk yang dikirim kebanyakan barang tertutup. Tapi untuk yang datang kebanyakan barang terbuka," imbuhnya.

Sedangkan tujuan paling banyak didominasi ke tujuan Bojonegoro, Semarang dan Jakarta. Untuk yang datang didominasi dari Jakarta dan Semarang.



Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

PT Semen Indonesia rugi Rp 3,6 miliar per hari karena kecelakaan kerja

Kamis, 25 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Kecelakaan kerja yang menimpa tujuh pekerja sub kontraktor di Pabrik Tuban IV Desa Sumber Arum Kecamatan Kerek, Tuban menyebabkan PT Semen Indonesia harus merugi sebesar Rp 3,6 milyar perhari.

Kerugian itu dialami karena tempat penyimpanan batubara (bin) yang menjadi penyebab malapetaka kecelakaan kerja, dilarang beroperasi oleh polisi. Terhentinya bin menyebabkan alat-alat produksi semen yang lain juga terdampak dan ikut berhenti beroperasi.

"Kerugian kesempatan produksi sehari kalau tidak beroperasi mencapai Rp 3,6 milyar per hari," terang Kabiro Keselamatan kerja dan Lingkungan (K2L) PT Semen Indonesia Slamet Mursidiarso kepada detikcom, Rabu (24/7/2013).

Slamet menjelaskan, proses produksi pabrik Tuban IV memang terhenti. Namun produksi semen tidak terganggu karena PT Semen Indonesia memiliki stok semen yang sudah tersimpan dalam silo.

"Sementara tidak mengganggu produksi semen karena ada 16 silo dengan kapasitas masing-masing 20 ribu ton yang menampung semen," jelasnya saat ditemui di Queen Resto Tuban.

Pelarangan beroperasi alat-alat produksi itu bisa berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pasalnya, pelarangan dilakukan untuk mempermudah proses penyelidikan kecelakaan kerja yang dilakukan pihak kepolisian.

"Kita menunggu izin polda jatim, infonya 2-3 hari," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tujuh pekerja sub kontraktor CV Relasi mengalami kecelakaan kerja di Pabrik Tuban IV PT Semen Indonesia di Desa Sumber Arum Kecamatan Kerek Tuban. Semua korban langsung dibawa ke rumah sakit seusai insiden.

Ke-7 korban yakni, Cipto Joyo (22), Sriyono (40), dan Darmuji yang merupakan warga Desa Karang Lo, Kecamatan Kerek Tuban. Lainnya, Jaswarno (40) adalah warga Desa Tuwiri Wetan Kecamatan Merakurak. Darwan (30) warga Desa Padasan, Kecamatan Kerek Tuban, Drajat Prayogi (28) Desa Dawar Biandong Mojokerto, dan Kayin warga Desa Margorejo Kecamatan Kerek Tuban.

Satu korban tewas yaitu Cipto Joyo saat dalam perjalanan rujuk menuju RS Dr Soetomo Surabaya. Sementara 6 korban lain telah dirujuk ke 2 rumah sakit yaitu RS Semen Gresik Tuban dan RS Husada Utama Surabaya. (iwd/iwd)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Semester I-2013, laba Telkom RP 7,12 triliun

Rabu, 24 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Di tengah kompetitifnya persaingan di sector telekomunikasi, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 7,12 triliun atau naik 10,84% pada semester pertama 2013 dibanding periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 6,42 triliun.

Kenaikan laba juga tersebut didukung kenaikan pendapatan sebesar Rp 40,16 triliun atau naik 9,36% dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya Rp36,72 triliun.Pertumbuhan laba yang mencapai dua digit itu jauh dari ekspetasi pengamat pasar modal di mana industry telekomunikasi biasanya hanya mencatat pertumbuhan 1 digit.

Di tengah kompetitifnya persaingan di sector telekomunikasi, Telkom berhasil menyiasatinya dengan melakukan efisiensi usaha.Tidak hanya dari sisi biaya operasional, namun juga kemampuan pihak manajemen untuk menekan utang.

“Hal tersebut diharapkan dapat mendukung kinerja perseroan dan menjaga tata kelola perusahaan secara positif,” ujar Operation Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo.

Selainitu, sambung dia, Telkom melakukan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja perseroan. Sebagai informasi, tahun ini Telkom menargetkan pendapatan Rp 80 triliun dan untuk mencapai targetnya Telkom memperluas pasar keluar negeri, termasuk ekspansi bisnis ke 10 negara.

Pada semester pertama 2013 ini, perseroan mencatatkan total liabilitas naik menjadi Rp 46,72 triliun dari posisi Desember 2012 sebesar Rp 44,39 triliun. Ekuitas perseroan turun menjadi Rp 64,74 triliun pada semester pertama 2013 dari posisi Desember 2012 sebesar Rp 66,97 triliun. Kas dan setara kas perseroan turun menjadi Rp 11,55 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi Desember 2012 sebesa rRp 13,11 triliun.

Selain itu, Telkom membukukan laba selisih kurs naik menjadi Rp 100 miliar dari periode sama tahun sebelumnya rugi Rp 213 miliar. Laba usaha perseroan naik menjadi Rp 13,84 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 12,30 triliun. Sementara laba per saham dasar perseroan naik menjadi Rp 372,08 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 333,97 miliar.

Telkomsel juga tumbuh dua digit.

Pada sementer I-2013, Telkomsel memperlihakan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional yang sangat mengesankan.Pertumbuhan pendapatan anak perusahaan Telkom yang bergerak dalam layanan seluler ini terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam layanan data,disamping pertumbuhan layanan voice dan SMS yang juga tumbuh.

Pada Semester I-2013 ini, Telkomsel melanjutkan “tradisi” pertumbuhan dobel digit dengan keuntungan yang diraih sebesarRp 8,57 triliun atau naik 17,5% dibandingkan semester I-2012 sebesar Rp 7,295 triliun.

Penopang semakin membaiknya kinerja Telkomsel tersebut adalah pendapatan sebesar Rp 28,47 triliun atau naik 12% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 25,42 triliun.

Earning Before Interest Depreciation Amortization (EBITDA) selama semester pertama 2013 sebesar Rp 15,95 triliun naik 10,6% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 14,42 triliun. EBITDA Margin turun 0,7% dari 56,7% di semester pertama 2012 menjadi 56% di semester pertama 2013.

Pendapatan dari sector pascabayarsebesar Rp 2,23 triliun atau naik 4,2% dibandingkan semester I-2012. Pendapatan dari sector prabayar sebesar Rp 23,5 triliun naik 11,4% dibandingkan periode semester I-2012.

Per Juni 2013 Telkomsel memiliki 125,1 juta pelanggan dimana 2,3 juta diantaranya merupakan pelanggan pascabayar dan sebanyak 122,8 juta pelanggan prabayar.Ini berarti dibandingkan semester I-2012 pelanggan Telkomsel tumbuh 6,7% atau mendapatkan tambahan 7,9 juta pelanggan.

Selama semester I-2013 Telkomsel membangun 7.928 BTS baru dimana 5.395 unit adalah BTS3G. Total BTS on air hingga akhir semester I-2013 sebanyak 62.225 unit atau terbanyak di antara operator selular di Indonesia.

Tiga program utama 2013

Telkom menjadikan penguatan Telkomsel, pengembanganbroadbanddan ekspansi internasional sebagai focus bisnis Tahun 2013. Ketiga focus tersebut dipilih untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja tahun 2013 di atas rata-rata pertumbuhan industri.

Pengembangan broadband akan difokuskan pada program Indonesia Digital Network (IDN) 2015. Melalui IDN 2015, Telkom memproyeksikan 20 juta broadband(homepass) serta pembangunan jaringan serat optic melalui program Indonesia Digital Ring (ID Ring) hingga akhi rtahun 2015. ID Ring merupakan penggelaran infrastruktur backbone fibre optic Telkom yang akan menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.

Untuk ekspansi internasional beberapa negara yang sudah dilakukan, antara lain di Timor Leste, Australia, Singapura dan Hongkong. Dalam waktu dekat Telkom akan melebarkan sayap kebeberapa Negara lainnya.

Best of The Best Provider of The Year

Kinerja mengesankan yang ditunjukan Telkom tersebut ternyata sejalan dengan penilaian Frost & Sullivan. Lembaga internasional yang bergerak dibidang konsultasi dan analisis bisnis berbasis riset asal AmerikaSerikat tersebut baru-baru ini menobatkan Telkom sebagai “Best of The Best Service Provider of The Year” dalam ajang Asia Pasific ICT Award di St Regis, Singapura (17/3), sementara PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) meraih penghargaan “Best Wireless Service Provider of the Year”.

Penghargaan tersebut dipandang sebagia bukti pencapaian kinerja dan terobosan Telkom Group yang luarbiasa dalam industri dan layanan ICT. Pencapaian ini menunjukkan pengakuan internasional terhadap komitmen Telkom Group dalam memberikan layanan yang terpercaya bagi masyarakat Indonesia.

Predikat “Best of The Best Service Provider of The Year”, diberikan karena lembaga konsultan internasional tersebut memandang Telkom mampu tampil memberikan kontribusi maksimal dan sangat mempengaruhi industry itelekomunikasi nasional.(adv/adv)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Metro

Gaya Hidup

Inspirasi

Advertorial

 

© Copyright DARMONEWS.COM 2011 -2012 | Design by Darmo News | Published by Darmo News | Powered by Darmo News.