News Update :

Tekno

Kuliner

Politik

Ekbis

Pendidikan

Opini

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Peluang Lebar Bekerja di Jerman bagi Lulusan SMA melalui Ausbildung Sistem Ganda

Senin, 24 Juli 2023

DARMONEWS - Peluang berkarier di berbagai bidang pekerjaan di Jerman yang mengalami kekurangan tenaga kerja terampil secara regional dan/atau nasional dapat ditempuh melalui Ausbildung. Ausbildung merupakan sebuah program magang atau pendidikan vokasi dari pemerintah Republik Federal Jerman yang juga terbuka bagi para peserta dari luar negara Jerman, termasuk Indonesia.

Salah satu karakteristik dari program ini adalah sistem ganda (dualeAusbildung). Sistem ganda berarti para peserta yang sudah tamat sekolah akan menempuh Ausbildung melalui dua jalur, yakni 70 persen praktik di perusahaan penyelenggara Ausbildung dan 30 persen teori di sekolah vokasi.

“Dengan cara seperti itu, sejak hari pertama, para peserta mendapatkan pengalaman kerja dan mempelajari tahap-tahap kerja yang nyata dalam kondisi kerja yang sebenarnya. Sehingga setelah lulus, mereka diharapkan langsung siap untuk bekerja di bidang yang mereka pilih dan pelajari,” ujar Sombatua Sihotang, Koordinator Proyek Praintegrasi Wilayah Asia Tenggara Goethe-Institut Indonesien.

Durasi Ausbildung berkisar antara dua sampai tiga tahun, tergantung dari profesi yang diambil. Para Azubi (sebutan bagi peserta Ausbildung) akan mendapatkan upah dari mulai tahun pertama mereka bekerja dengan jumlah minimum menurut Undang-Undang Pendidikan Profesi Jerman (BBiG). Upah yang diterima akan meningkat seiring berjalannya Ausbildung.

Program Ausbildung di Jerman dapat diikuti dengan persyaratan peserta merupakan minimal lulusan SMA, memiliki kemampuan Bahasa Jerman minimal tingkat B1, berusia 18 sampai 35 tahun, dan mempersiapkan dana yang memadai untuk keperluan kursus Bahasa Jerman, dokumen, serta kebutuhan

pribadi.

Setelah memiliki persyaratan dasar tersebut, calon peserta dapat mencari tempat Ausbildung dan mendaftar secara mandiri, salah satunya melalui laman resmi Badan Ketenagakerjaan Federal Jerman. Dalam proses persiapan, calon peserta juga dapat melakukan konsultasi secara gratis dengan Tim Praintegrasi Goethe-Institut Indonesien melalui surel praintegrasi@goethe.de.

 

Bidang Perhotelan

Salah satu bidang yang membutuhkan tenaga kerja adalah perhotelan. Berdasarkan data dari Badan Ketenagakerjaan Federal Jerman per Juni 2023, tenaga kerja di bidang perhotelan dan pariwisata termasuk dalam sepuluh profesi teratas yang dibutuhkan, dengan sekitar 29.000 posisi kosong.

Para Azubi di bidang perhotelan akan belajar, antara lain menerima tamu, tata graha, dapur, penjualan serta pelayanan, dan memperoleh gambaran mengenai proses-proses operasional di hotel. Perusahaan tempat Azubi bekerja adalah hotel, penginapan, dan hostel.

Dalam seminar daring “Ausbildung in der Hotellerie” yang diadakan oleh Goethe-Institut Jakarta pada Jumat, 14 Juli 2023, Desli Korowotjeng, peserta Ausbildung yang saat ini bekerja sebagai Tenaga Ahli Perhotelan di Rügen, Jerman, berbagi cerita tentang proses mengikuti Ausbildung di bidang perhotelan.

Desli menyampaikan bahwa proses mencari dan melamar tempat Ausbildung dapat dilakukan secara mandiri dari Indonesia. “Sangat bisa dilakukan sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun (dalam proses mencari dan melamar tempat Ausbildung). Prosesnya mudah, yang penting rajin cari informasi.

Misalnya, saat itu, saya ikut seminar dari Goethe-Institut Jakarta. Dari sana, saya dapat informasi yang sangat komprehensif dan gambaran apa saja yang harus dilakukan,” tutur Desli.

Desli mengaku, proses yang ia lalui cukup memakan waktu, namun semua itu terbayar dengan pengalaman dan jejaring yang ia miliki saat ini. Setelah menyelesaikan program Ausbildung, para Azubi akan menerima ijazah bertaraf internasional, yang kemudian dapat digunakan untuk melamar pekerjaan sejenis di negara-negara Uni Eropa lainnya, melanjutkan pendidikan spesialis, atau kembali ke negara asal untuk berkontribusi dalam bidang yang ditekuni.

Selain bidang perhotelan, pintu kesempatan Ausbildung di beberapa bidang pekerjaan di Jerman juga terbuka lebar, seperti dalam bidang perawatan orangtua dan keperawatan secara umum. Bidang tersebut termasuk bidang yang juga banyak diminati oleh mereka yang ingin mengikuti Ausbildung. Selain itu, bidang logam, mekatronika dan elektro, serta profesi umum di bidang matematika, ilmu komputer, ilmu pengetahuan alam, dan teknik juga sedang memerlukan tenaga ahli muda. dmn


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Pemprov Jatim Raih Predikat Provila Tiga Tahun Berturut-turut

DARMONEWS- Provinsi Jawa Timur berhasil mempertahankan predikat sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) tahun 2023. Keberhasilan ini melengkapi capaian Jatim yang telah mendapatkan predikat Provila sejak tahun 2021 lalu.

Penghargaan Jatim Provinsi Layak Anak tahun 2023 ini diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawanti kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Sekdaprov Jatim Adhy Karyono pada Penghargaan Apresiasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2023 di Hotel Padma Semarang, Sabtu (22/7) malam.

Predikat Provila dari Kementerian PPPA RI  diberikan lantaran Gubernur Khofifah dinilai berhasil mendorong semua kabupaten/kota di Jatim atau 100% telah masuk dalam pemeringkatan KLA. Bahkan, banyak daerah yang naik kelas pemeringkatannya, sehingga tahun 2023 ini tidak ada lagi kab/kota di Jatim yang berpredikat pratama.

Atas raihan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukurnya dan menyebut bahwa prestasi tersebut merupakan keberhasilan dan kerja keras berbagai stakeholder. Mulai dari seluruh pemerintah daerah, lembaga  dan organisaai masyarakat, media serta aktivis perlindungan anak di Jatim.

“Alhamdulillah, 38 kabupaten/kota di Jatim seluruhnya telah masuk dalam pemeringkatan KLA. Bahkan sebagian daerah berhasil meningkatkan peringkat KLA. Ini merupakan prestasi yang tidak mudah, karena banyak sekali indikator yang harus dipenuhi untuk mendapat predikat layak anak," terangnya pada Minggu (23/7).

Khofifah menambahkan, capaian ini dapat diraih lantaran kolaborasi dan koordinasi yang terus dilakukan lewat _rembug nyekrup_ dengan stakeholder lintas sektor. Utamanya dalam hal pemenuhan dan perlindungan hak anak sehingga 38 kabupaten/kota berhasil meningkatkan peringkat KLA.

"Semua tidak bisa berjalan sendiri, prestasi ini adalah hasil kerjasama dan koordinasi serta kolaborasi  lintas sektor," kata Gubernur yang biasa dipanggil Bunda Khofifah oleh anak anak.

Untuk itu, Khofifah mengajak seluruh kepala daerah di Jatim untuk melibatkan kebijakan anak dalam pembangunan dan menjadikan anak sebagai subyek didalam merencanakan setiap program yang ada di daerah. Bahkan, ia menegaskan setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) selalu melibatkan forum anak untuk menyuarakan hak anak sebelum menjadi kebijakan.

"Kami di tingkat Provinsi mendorong kepada kab/kota melibatkan forum anak untuk ikut menyuarakan hak hak anak. Dengan harapan predikat kabupaten/kota layak anak yang telah berhasil diraih ini benar-benar terimplementasi dengan baik di lapangan," tegasnya.

Di akhir, Khofifah juga mengapresiasi kabupaten/kota yang mengalami peningkatan peringkat kabupaten/layak anak. Harapannya, semua daerah bisa mendapatkan peringkat utama bahkan menjadi kabupaten/kota layak anak.

“Perbandingannya adalah dari sisi peringkat. Paling rendah untuk di Jawa Timur sekarang adalah madya, kemudian nindya baru utama,” pungkasnya.

Secara rinci, pada tahun 2023 ini peraih KLA di Jatim meliputi 3 kota dan 1 Kabupaten menduduki peringkat utama, 16 kabupaten/kota menduduki peringkat nindya, 18 kabupaten/kota menduduki peringkat madya.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2022 yang mana pada saat itu peringkat utama sebanyak 2 Kota, 12 Kab/Kota peringkat Nindya, 17 peringkat Madya dan 7 Kabupaten peringkat Pratama.

Untuk Peringkat Utama diraih Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Madiun dan Kab. Tulungagung. Sementara, peringkat Nindya diraih Kota Batu, Kab. Trenggalek, Situbondo, Gresik, Jember, Kota Malang, Jombang,  Kab. Blitar, Sidoarjo, Lamongan dan yang baru adalah Kab. Banyuwangi, Kab. Madiun, Kab. Tuban, Kota Pasuruan, Kota Blitar dan Kota Mojokerto.

Sedangkan, Peringkat Madya diraih Kota Kediri, Kab. Sumenep, Kab. Mojokerto, Kab. Bojonegoro, Pamekasan, Magetan,  Lumajang,  Kab. Malang, Bondowoso, dan Ponorogo, sedangkan yang baru adalah Kab. Nganjuk, Bangkalan, Kab. Probolinggo, Sampang, Kab. Kediri, Ngawi, dan Pacitan.

Sebagaimana diketahui, indikator yang harus dipenuhi dalam KLA terdapat lima klaster utama. Antara lain hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan anak, kesehatan dasar dan kesejahteraan anak, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya juga perlindungan khusus, dengan didukung penguatan kelembagaan. Selamat Hari Anak Nasional, 23 Juli 2023. 


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

BEM FIP dan UKKI Unesa berbagi keceriaan Ramadan

Selasa, 30 Juli 2013

DARMONEWS.COM - BEM FIP dan UKKI Unesa berbagi keceriaan ramadhan bersama anak yatim piatu dari Yayasan Aisyah Wiyung Surabaya dan dari komunitas Anak Marjinal Kampung Sahabat Anak (KSA) Surabaya.

Acara yang diselenggakan pada Sabtu (20/07), pukul 14.00 WIB dibuka oleh Ketua Pembina UKKI UNESA Lidah Wetan Drs. Husni Abdullah. “Hal semacam ini sangatlah bagus untuk dilakukan, berbagi keceriaan di bulan ramadhan dengan adik-adik dari panti asuhan “ ungkapnya. “Serta kerjasama yang baik dari teman-teman BEM FIP dan UKKI UNESA Lidah Wetan untuk menyelengarakannya,” lanjutnya.

Program kerja tersebut bertujuan “Sebagai bentuk kepedulian mahasiswa FIP khususnya BEM FIP dan UKKI Unesa untuk berbagi keceriaan kepada adik-adik panti asuhan dan adik-adik marjinal di bulan yang penuh berkah,” ungkap Tiara selaku Ketua Pelaksana. Kegiatan tersebut sangat bermanfaat, di antaranya mempunyai nilai edukasi dan meningkatkan kreativitas para peserta melalui mewarnai dan menggambar”, tambahnya.


Berbagai kegiatan dan keceriaan pada acara tersebut, yaitu kegiatan mewarnai dan menggambar, sholat ashar berjamaah, mendengarkan tausiah, berbuka puasa bersama-sama, pembagian alat tulis dan pembagian parsel kepada Ketua Yayasan Panti Asuhan Aisyah Surabaya. (unesa.ac.id)   

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Yuk daftar beasiswa unggulan 2013!

Selasa, 23 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Ingin sekali melanjutkan kuliah selepas sekolah menengah tetapi terganjal biaya? Sepertinya kalian harus ikut program yang satu ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran program beasiswa unggulan (BU) 2013 bagi pelajar berprestasi di seluruh Indonesia.

Beasiswa ini terbuka bagi pelajar berprestasi akademis dan nonakademis terbaik yang ingin melanjutkan pendidikan tingkat S1 di universitas dalam negeri. Demikian dikutip dari laman resmi Setkab, Senin (22/7/2013).

Berminat? Jika ya, langsung saja isi formulir pendaftaran yang bisa diunduh di www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id dengan melampirkan fotokopi ijazah dan sertifikat dari prestasi akademis dan nonakademis yang sudah kalian capai.

Nah, formulir yang sudah diisi lengkap, dikirimkan kepada pengelola Beasiswa Unggulan di masing-masing perguruan tinggi. Pendaftaran di perguruan tinggi paling lambat 26 Agustus 2013 untuk disampaikan ke Sekretariat Beasiswa Unggulan pada 31 Agustus 2013.

Sekadar informasi, program beasiswa ini merupakan beasiswa ikatan kerja dan bekerjasama dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bertajuk "Program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga". Serta mewajibkan penerimanya untuk menjalani ikatan kerja di CIMB Niaga setelah lulus dari universitas, dengan masa kerja selama empat tahun.

Penerima Beasiswa Unggulan CIMB Niaga adalah mahasiswa yang telah diterima di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia antara lain Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unbraw), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (unair), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Selain itu, bidang ilmu yang ditempuh antara lain Ekonomi, Ilmu Komputer, Teknik, Psikologi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Ilmu Hukum. (ade)


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Mahasiswa PPL Unesa di SMKN 1 Surabaya Sambut mahasiswa Korea

Senin, 22 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Ruang Broadcasting SMKN 1 Surabaya tidak seperti biasanya, puluhan siswa, guru SMKN 1 Surabaya, dan mahasiswa PPL Universitas Negeri Surabaya tahun 2013 memenuhi ruangan tersebut. karena ada penyambutan 6 mahasiswa dari Dong-Eui University, Korea, Rabu (17/07).
SMKN 1 Surabaya merupakan sekolah menengah kejuruan negeri yang terfavorit di Surabaya, banyak kerjasama yang dijalin di bidang pendidikan maupun nonpendidikan, di antaranya menjadi sekolah mitra Unesa untuk mahasiswa yang sedang melakukan praktik pengalaman lapangan (PPL). 
“Selama 2 minggu mereka (Mahasiswa Dong-Eui University, Red) akan belajar di SMKN 1 Surabaya sekaligus akan memberikan ilmu yang mereka miliki saat belajar di Korea kepada siswa-siswi di sini. Terlebih lagi mereka akan mempelajari budaya yang dimiliki Indonesia maupun belajar bahasa Indonesia maupun sebaliknya. Beberapa waktu yang lalu, kami juga telah memberangkatkan beberapa siswa untuk belajar di luar negeri seperti di Amerika Serikat. Semoga kedatangan mereka dapat memotivasi  siswa,” tutur Drs. Sugiono, M.Pd selaku kepala sekolah SMKN 1 Surabaya ini.
Dengan serius 20 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya dari 5 jurusan yang sedang praktik pengalaman lapangan tahun 2013 mengikuti jalannya acara penyambutan mahasiswa Korea tersebut. “Kami sangat senang dapat ikut berpartisipasi dalam penyambutan mahasiswa Korea.,” jelas Haris Budianto mahasiswa Jurusan Administrasi Perkantoran angkatan 2010 ini.
“Kami dapat mengambil hikmah, terutama di bidang pendidikan. Sebab apabila kita ingin menuntut ilmu itu tidak kenal batas negara, di mana pun akan terasa dekat kalau kita sudah memiliki niat, tekat, usaha, dan doa. Semoga kami dapat belajar budaya Korea di sela-sela waktu luang kami,” tutur Siska Selviana mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2010  yang saat ini tinggal di Mojokerto. (Rudi/syt)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Baterai gadget tahan lama dari ITS

Jumat, 19 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Saat ini, gadget seakan menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Apalagi inovasi terbaru dalam dunia gadget sangatlah cepat Akan tetapi, pesatnya pertumbuhan gadget tersebut tidak diimbangi dengan daya tahan baterai.

Hal tersebut diakibatkan oleh keterbatasan daya tahan baterai Lithium. Fenomena ini kemudian menginspirasi mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ahmad Fauzan Adzimaa dan tim untuk menciptakan bahan dasar baterai hemat energi.

Baterai hemat energi besutan Fauzan menggunakan campuran lithium dan besi. Campuran ini lalu diproses dengan menggunakan metode Flame Spray Pyrolysis. ''Metode ini semacam metode penguapan dan pembakaran dua zat tersebut,'' ujar Fauzan, seperti dikutip dari ITS Online, Jumat (19/7/2013).

Setelah melalui proses tersebut, tercipta serbuk padatan yang digunakan sebagai bahan dasar baterai berteknologi nano. Dengan menggunakan teknologi nano, arus dapat bersifat bolak-balik sehingga lifetime dari baterai menjadi lebih tahan lama.

Selain unggul dalam lifetime, baterai ini juga tidak beracun mengingat bahan dasar baterai yang berupa besi. Unsur tersebut dapat mengurangi sifat toksin dari baterai yang diakibatkan oleh cobalt.

Adanya campuran besi juga berefek luasnya penyimpanan energi. Dengan begitu, energi yang tersimpan lebih banyak. ''Perbandingan lifetime baterai biasa dengan baterai berteknologi nano bisa 1:3. Kalau baterai biasa hanya satu jam, baterai ini bisa tahan sampai tiga jam,'' paparnya.

Berbicara tentang harga, baterai ini juga lebih unggul. Harga baterai berbahan baku besi ini hanya sepertiga dari harga baterai biasa. Meskipun begitu, Fauzan berharap penelitian tersebut dapat terus dikembangkan. Pasalnya, sampai sekarang, penelitian ini masih berupa bahan dasar baterai, yaitu serbuk padatan.

Dengan penelitian inilah mereka bisa didanai DIKTI dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P). ''Saya berharap penelitian ini bisa mendapatkan perhatian khusus dari lembaga riset nasional seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) agar tercipta baterai yang sesungguhnya,'' pungkas mahasiswa asal Magetan itu.


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Ospek di ITS tak boleh lebih dari seminggu

Kamis, 18 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Ospek hendaknya menjadi masa bagi para mahasiswa baru (maba) untuk mengenal dunia kampus. Baik dari segi akademis, organisasi, maupun sosial. Namun, tujuan mulia itu terkadang melenceng dan digunakan sebagai media untuk menunjukkan senioritas.

Mencegah hal tersebut Kepala Badan Pembinaan Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bambang Sampurno pun menyampaikan tiga hal fundamental yang wajib ada dalam pelaksanaan kaderisasi. Hasil tersebut diperoleh melalui kesepakatan seluruh Ketua Jurusan (Kajur) di ITS.

"Ketiga hal itu adalah durasi, materi, dan juga sikap. Untuk durasi, diputuskan bahwa pelaksanaan masa orientasi tidak boleh lebih dari satu minggu pada awal tahun ajaran baru, yakni seminggu sebelum perkuliahan," urai Bambang, seperti dikutip dari ITS Online, Kamis (18//7/2013).

Hal tersebut dimaksudkan agar kegiatan orientasi tidak mengganggu perkuliahan meski kalender akademik harus mundur selama seminggu. Dia menegaskan, setelah satu minggu itu, tidak diperbolehkan ada kegiatan orientasi.

''Selama ini sudah banyak yang melanggar batas waktu yang telah ditentukan. Bahkan masih ada yang melaksanakan pada hari libur,'' paparnya.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan ospek sebelumnya, Bambang menilai, kegiatan yang harusnya bersifat pembinaan justru terselip tindakan indisipliner dengan berbagai dalih. Untuk itu, dia berharap mahasiswa ITS lebih konsisten terhadap aturan berlaku.

Kedua, lanjutnya, terkait materi. "Materi yang disampaikan pada saat orientasi nantinya sifatnya tidak boleh menekan, justru harus motivasional. Materi wajib disiapkan sesuai dengan tujuan orientasi, joyful, learning, dan motivasional," ujar Bambang.

Melalui materi tersebut mahasiswa baru harus diarahkan ke tiga hal yang menjadi passion mereka, yakni minat bakat, keilmiahan, dan juga keorganisasian. Sementara nilai-nilai yang harus disampaikan terkait pengembangan softskill, pengenalan laboratorium, cara berkomunikasi dengan stakeholder di kampus, ajakan untuk aktif dalam kegiatan kampus, dan terkait do and don't kehidupan kampus.

"Masa orientasi selama satu minggu ini tidak selesai begitu saja. Materi yang disampaikan sebaiknya ada upaya tindak lanjutnya. Misalkan untuk minat bakat, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) diharapkan dapat memberi rekomendasi ke Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terkait nama-nama maba yang memiliki kemampuan di sana," tandasnya.


Meski sempat bersitegang dengan para ketua organisasi mahasiswa (ormawa) yang hadir dalam sosialisasi tersebut, akhirnya seluruh pihak dapat menyepakati poin-poin itu. Apalagi beberapa kajur mengungkapkan akan mereka turut bertanggung jawab pada masa orientasi kali ini. (ade/okz)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Unesa terjunkan 3000 mahasiswa untuk praktik lapangan

Rabu, 17 Juli 2013

DARMONEWS.COM - Tiga ribu lebih mahasiswa Universitas Negeri Surabaya akan melakukan program pengalaman lapangan (PPL) di sekolah mitra. Mereka akan belajar menjadi seorang guru baik secara keterampilan maupun etika. Mereka dilepas oleh PR 1, Prof. Dr. Kisyani melalui upacara di halaman gedung rektorat Universitas Negeri Surabaya, (08/07).

Pr
ogram Pengalaman Lapangan (PPL) harus ditempuh oleh setiap mahasiswa program kependidikan. Kegiatan PPL 2 meliputi praktik mengajar, praktik administrasi, praktik bimbingan dan konseling serta kegiatan yang bersifat kurikuleratau ekstrakurikuler yang berlaku di sekolah mitra. PPL dilaksanakan atas dasar tanggung jawab bersama antara Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan sekolah mitra yang ditunjuk.

Tema PPL kali ini adalah mahasiswa program pengalaman lapangan Unesa bertekad meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi di sekolah mitra.  “Mahasiswa akan belajar menjadi seorang guru di sekolah mitra selama 2 bulan. Kami (Unesa, Red) menyiapkan 136 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta 136 sekolah mitra dan lembaga pelatihan,” tutur Prof. Dr. Kisyani, M.Hum ini.
Perempuan kelahiran Solo ini melanjutkan, “manfaat PPL bagi mahasiswa di antaranya, mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan bekal yang diperoleh selama kuliah perkuliahan di tempat PPL. Mengetahui dan mengenal secara langsung proses belajar mengajar di sekolah mitra. Mendewasakan cara berpikir, meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah. Sedangkan untuk masalah kurikulum 2013, kalian harus siap akan kurikulum baru tersebut, karena di dalam PPL 1, kalian sudah mendapatkan ilmu dan arahan tentang kurikulum 2013. Apalagi Universitas Negeri Surabaya merupakan LPTK yang diberi amanah untuk menyukseskan kurikulum baru ini,” tambah perempuan dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa ini.

“Kami sangat senang sekali dengan  PPL karena kami dapat menerapkan metode pembelajaran yang kami dapatkan di perkuliahan,” tutur Ilmatus Sa’diyah mahasiswa asal Gresik yang mengambil prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2010 dan mendapat tempat PPL di SMKN 1 Ngawi ini. (rudi/syt)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Hari ini, 109.853 peserta SBMPTN 2013 lolos ke PTN

Senin, 08 Juli 2013



DARMONEWS.COM, Jakarta-Sebanyak 109.853 peserta Seleksi Bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2013, hari ini bisa bergembira karena lolor masuk PTN yang dipilihnya. Dari jumlah ini, 13.975 peserta masuk dengan fasilitas Bidik Misi, dan 95.878 adalah non-Bidik Misi.
"Jumlah total pendaftar 585.789 orang," kata Ketua Panitia SBMPTN 2013 Akhmalola di Kemendikbud, Jakarta, Senin (8/7/2013).
"Bidikmisi (Beasiswa Pendidikan Bagi Mahasiswa Berprestasi) 55.975 orang diterima 13.975. Non-bidikmisi 529.814 diterima 95.878. Total diterima 109.853," jelas Akhmalola.
Siapa saja yang lulus masuk perguruan tinggi negeri itu? Semuanya akan bisa dilihat di laman smbmptn.or.id, sbmptn.ui.ac.id, sbmptn.itb.ac.id, sbmptn.undip.ac.id, sbmptn.its.ac.id, mulai pukul 17.00 hari ini. (kan)


Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Hasil SBMPTN 2013 diumumkan besok

Minggu, 07 Juli 2013


DARMONEWS.COM, Surabaya-Ribuan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang sudah mulai harap-harap semas, besok harus mulai menerima kenyataan. Sebab, hasil seleksi itu, akan diumumkan secara online pada Senin, 8 Juli 2013, esok hari. Yang tidak diterima siap-siap menentukan pilihan perguruan tinggi lainnya, sedangkan yang diterima, siap-siap melakukan daftar ulang dan menyiapkan segala keperluannya.
Seperti disampaikan Ismaini Zain, humas Panitia Lokal SBMPTN Surabaya, Minggu (7/7) tadi, para pendaftar bisa langsung mengakses hasilnya dengan memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir di website sbmptn.or.id mulai pukul 18.00. Setelah  itu, peserta langsung  langsung tahu apakah dirinya diterima atau tidak. Yang diterima, bisa langsung daftar ulang melalui website masing-masing perguruan tinggi.

Ismaini juga mengatakan, jumlah mahasiswa yang diterima lewat SBMPTN ini bisa jadi bertambah. Ini kalau pagu kosong dari pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang tidak daftar ulang diikutkan dalam pagu SBMPTN.

Misalnya, jumlah mahasiswa ITS yang diterima di SBMPTN memenuhi pagu yang sebanyak 968 calon mahasiswa. Tetapi jumlah itu bisa bertambah karena Sebelumnya ITS menyisakan 78 pagu kosong dari pendaftar SNMPTN yang tidak daftar ulang.


Hal yang sama juga berlaku bagi jalur bidik misi. Meski saat ini kuota 232 bidik misi ITS sudah terpenuhi seluruhnya, tetapi kata dia saat daftar ulang SNMPTN, ada 12 pendaftar bidik misi yang tidak hadir. (kan/ssn)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Metro

Gaya Hidup

Inspirasi

Advertorial

 

© Copyright DARMONEWS.COM 2011 -2012 | Design by Darmo News | Published by Darmo News | Powered by Darmo News.